Hangout Place

Wow, Miniatur Berbagai Kota Di Dunia Ini Nggak Cuma Keren Tapi Juga Bisa Dimakan!

Miniatur landmark dari makanan karya Carl Warner
Foto by : Amusing Planet/Carl Warner

Seni dekorasi nggak hanya ada pada sebuah bangunan atau obyek seni aja. Seni dekorasi juga sering diterapkan dalam dunia kuliner. Seiring berjalannya waktu, rasa yang lezat aja seakan ggak cukup. Presentasi dan bentuk sebuah makanan juga harus sama baiknya dengan rasanya. Salah satu seni membuat dekorasi dalam makanan sering disebut dengan Garnishing.

Garnishing adalah seni dekorasi makanan atau minuman untuk membuat makanan yang disajikan bias menarik secara visual dan menggugah selera. Garnishing nggak membutuhkan bahan-bahan khusus. Banyak bahan-bahan sederhana yang dapat digunakan sebagai dekorasi untuk makanan.

Akan tetapi apa yang dilakukan oleh fotografer asal London, Carl Warner ini sedikit berbeda. Ia membawa seni menyusun makanan ketingkatan yang liebih tinggi. Menggunakan berbagai potongan bahan makanan, Warner berhasil menyusun minaitur berbagai landmark kota terkenal dari berbagai dunia denagn sangat realistis.

Dalam proyek yang disebutnya dengan Food Art ini, Warner menggunakan berbagaimakanan buat mewujudkan karyanya. Seperti tumpukan roti yang dibuat menjadi pegunungan terjal, mentimun yang dibentuk menjadi pepohonan, hingga daun kubis yang dibentuk menjadi dedaunan.

Bersama dengan timnya, Warner berhasil membuat karyanya dengan detail dan kreatifitas yang luar biasa. Ia membuat miniature berbagai lokasi terkenal di dunia. Seperti Taj Mahal, Temobk China, hingga geedung Empire State Building di New York. Seperti dikutip dari Amusing Planet, ini dia miniatur berbagai landmark terkenal di dunia yang berasal dari makanan.

#1

carl-warner-foodscape-33

#2

carl-warner-foodscape-1

#3

carl-warner-foodscape-2

#4

carl-warner-foodscape-31

#5

carl-warner-foodscape-6

#6

carl-warner-foodscape-5

#7

carl-warner-foodscape-7

#8

carl-warner-foodscape-10

#9

carl-warner-foodscape-11

#10

carl-warner-foodscape-14

#11

carl-warner-foodscape-15

#12

carl-warner-foodscape-19

#13

carl-warner-foodscape-26

#14

carl-warner-foodscape-28

#15

carl-warner-foodscape-30

Dimas Yulian

Reporter Majalah HAI. Peminat kajian media, jurnalistik dan musik paruh waktu.

comments

embed this article

Copy and paste this code into your website.

×